Jumat, 01 Januari 2010

Tugas Ke - 3 (Etika Bisnis)

Adakah etika dalam membuat produksi ?

Jawab :

Dalam membuat sebuah produk tentu ada etikanya, dimulai dari perancangan, persiapan bahan baku, dan pengumpulan data. Dilihat dari aspek lingkungan dan daya beli masyarakat, kita tidak bisa sembarang dalam membuat suatu produk yang akan ditawarkan pada masyarakat. Karena kita juga harus memperhatikan kegunaan dan manfaat dari produk yang kita hasilkan agar tidak merugikan orang lain.

Dalam suatu kegiatan produksi kita harus menjunjung tinggi kejujuran
, misalnya saja dalam pembuatan sebuah produk makanan ringan, contohnya saja kue atau cake, bahan yang kita gunakan dalam pembuatan kue tersebut harus sesuai dengan komposisi yang kita cantumkan, tidak mengurangi atau melebihi komposisi yang ada hanya untuk mendapat keuntungan semata, dan tidak memikirkan kerugian yang didapat oleh orang lain. Hal inilah yang dimaksud etika dalam merancang produk, dan ada baiknya apabila setiap pelaku bisnis yang memproduksi yang ditujukan oleh masyarakat luas bersikap jujur dan tulus dalam menyampaikan produknya, sehingga masing-masing pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Karena setiap perancangan produk tidak lepas dari penilaian etika.

Tugas Ke - 4 (Etika Bisnis)

Bagaimana etika dalam membuat promosi yang baik ?

Jawab :

Dalam melakukan produksi sangat diperlukan sekali etika. Karena etika dan integritas adalah suatu keinginan yang murni dalam membantu orang lain, kejujuran yang ekstrim, kemauan untuk belajar dari kegagalan dan mau mengakui kesalahan adalah tindakan yang diperlukan dalam membangun suatu produk. Kadang kala untuk mendapatkan keuntungan, memaksa orang untuk menghalakan segala cara dan mengabaikan adanya pihak yang dirugikan atau tidak.

Berbicara tentang moral, sangat erat kaitannya dengan agama dan budaya. Artinya kaidah-kaidah dari moral pelaku bisnis dipengaruhi oleh lingkungan agama dan budaya pelaku bisnis itu sendiri. Setiap agama mengajarkan pada umatnya untuk memiliki moral yang terpuji, apakah itu dalam mencari keuntungan dalam berbisnis, ataupun dalam membuat suatu produk, harus mematuhi moral - moral yang ada.

Produk, baik barang atau jasa merupakan sumber penghasilan dari suatu perusahaan. Maka harus ada nilai lebih yang ditawarkan suatu produk terhadap konsumen, namun tetap tidak mengindahkan moral-moral yang ada. Misalnya, dengan memberikan kualitas produk yang terbaik, tidak hanya bohong belaka dalam iklan saja namun dalam kenyataannya pun harus sama.